Penjelasan Nike Soal Sepatu Berlogo Mirip Lafaz Allah

Minggu lalu, ribuan penduduk muslim menandatangani petisi yang menyerukan produsen sepatu asal Amerika Serikat, Nike untuk menarik peredaran sepatu Nike Air Max 270 sebab ada logo menyerupai lafaz Allah. Nike mengatakan kemiripan tersebut tidak disengaja dan tidak bermaksud menyinggung perasaan umat beragama manapun.

“Nike memuliakan semua agama dan kami menanggapi ini dengan serius,” kata perusahaan itu dalam suatu pernyataan, seperti dikutip dari Sputnik News, Selasa (5/2).

“Logo Air Max dirancang sebagai representasi gaya brand dagang Nike Max Air. Logo ini dimaksudkan untuk menggambarkan merek Air Max saja. Setiap makna atau representasi yang dipersepsikan tidak disengaja,” lanjut pengakuan tersebut.

Lebih dari 34 ribu orang menandatangani petisi daring menyerukan Nike untuk menarik Air Max 270 dan seluruh produk yang mempunyai logo sama. Warga yang ikut petisi ini mengatakan, andai sepatu dibalik, logo sepatu menyerupai lafaz Allah dalam bahasa Arab.

Dilansir dari laman Hurriyet, Kamis (31/1), seorang pemakai sepatu Nike, Saiqa Noreen menciptakan petisi tersebut di laman Change.org dua pekan lalu. Noreen meminta Nike segera menarik ‘sepatu dan seluruh produknya di seluruh dunia yang berdesain penistaan dan menyinggung sebab ada logo yang menyerupai tulisan Allah’

“Ini sungguh keterlaluan dan mengejutkan, Nike tidak mempedulikan ada nama Allah di sepatu. Ini sangat melecehkan dan menyebut muslim dan menghina Islam. Islam mengajarkan kasih sayang, kebaikan, dan keadilan untuk kita semua,” bunyi petisi itu.

Nike sebelumnya pun pernah merasakan hal serupa pada 1997 saat logo ‘Air’ di bagian belakang sepatu menyerupai dengan lafaz Allah